DIALEKSIS.COM | Aceh - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh mendesak aparat penegak hukum dan TNI Angkatan Laut (AL) untuk memastikan transparansi dalam penyelidikan kasus pembunuhan Hasviani Imam (45), korban perampokan mobil yang ditemukan tewas mengenaskan di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Aceh Utara, Senin (17/3/2025). Jenazah korban diduga menjadi korban pembunuhan usai transaksi jual beli mobil yang disertai modus tes drive oleh calon pembeli.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Novianto Sulastono, mengusulkan pembuatan pulau khusus sebagai lokasi penampungan pengungsi Rohingya dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2025)
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna, mengecam langkah pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka yang dinilai semakin mengedepankan pendekatan militeristik dalam sektor pangan.
DIALEKSIS.COM | Aceh - KontraS Aceh membantah telah menerbitkan siaran pers mengenai ancaman pembunuhan terhadap relawan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh. Lembaga ini menyatakan bahwa penyebaran rilis yang mengatasnamakan mereka merupakan tindakan yang mencoreng kebebasan pers.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator Badan Pekerja Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh, Azharul Husna mengatakan bahwa baru dua puluh hari sejak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan, sejumlah langkah kontroversial terkait impunitas muncul dan menimbulkan kekhawatiran berbagai kalangan, khususnya di Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator Badan Pekerja Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh, Azharul Husna, menyampaikan desakan keras kepada pemerintah untuk segera memberikan perlindungan bagi ratusan pengungsi yang terlantar di atas truk tanpa fasilitas dasar kemanusiaan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator Badan Pekerja Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh, Azharul Husna, bersama dengan SUAKA, mendesak pemerintah dan pihak berwenang untuk segera melakukan upaya penyelamatan terhadap satu kapal yang diduga membawa pengungsi Rohingya yang terombang-ambing di perairan Aceh Selatan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Menurut Koordinator KontraS Aceh (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), Azharul Husna, perlindungan bagi Rohingya bukan hanya sekedar tanggung jawab internasional, tetapi juga kewajiban moral yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan masyarakat.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh berkolaborasi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh mengadakan diskusi bertajuk "Menggagas Perspektif Humanis Terkait Pengungsi di Aceh" pada Jumat (13/9/2024).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dalam peringatan Hari Korban Penghilangan Orang secara Paksa Internasional yang jatuh pada 30 Agustus, Koalisi Indonesia Anti Penghilangan Paksa, melalui perwakilan Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna, kembali mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera meratifikasi Konvensi Perlindungan Semua Orang dari Penghilangan Orang secara Paksa (ICPPED).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - KontraS Aceh bersama Rohingya Maìyafuìnor Collaborative Network (RMCN) kembali mengadakan kontes seni untuk masyarakat Aceh dan pengungsi Rohingya. Kontes kedua ini mengusung tema "Cerita dari Tanah Perang: Dari Pengungsian hingga Penghilangan Orang Secara Paksa".
DIALEKSIS.COM | Aceh - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh menyoroti tingginya angka kekerasan seksual di provinsi tersebut. Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna, menyatakan bahwa data yang dilaporkan kemungkinan masih jauh di bawah angka sebenarnya.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Prodi Hubungan Internasional Universitas Almuslim Bireuen bersama Kontras Aceh telah menggelar sekolah demokrasi dan HAM di Banda Aceh, tanggal 12-14 Juni 2024.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam KontraS Aceh, Yayasan PASKA Aceh, Asia Justice and Rights (AJAR), Lembaga Studi Demokrasi dan Perdamaian, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Amnesty International Indonesia dan Tim Klarifikasi Sejarah Independen menyesalkan adanya upaya pengabaian penemuan tulang belulang manusia dalam pembangunan living park di atas reruntuhan Rumoh Geudong, salah satu situs pelanggaran HAM berat di Kabupaten Pidie, Aceh.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Allyca Putri Anjani, yang masih muda, telah mengambil peran sebagai manajer kampanye untuk divisi KontraS Aceh. Semangatnya yang muda membedakannya dari teman-temannya, karena dia tanpa lelah melakukan kampanye untuk tujuan kemanusiaan.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh, Azharul Husna, atau akrab disapa Nana, memberikan tanggapan tajam terhadap putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang membebaskan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti dari tuduhan pencemaran nama baik Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar sidang paripurna untuk meresmikan peluncuran Laporan Temuan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh di ruang sidang istimewa DPRA, Selasa (12/12/2023).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, 14-16 November 2023, terjadi gelombang kedatangan imigran etnis Rohingya di kawasan Aceh, tepatnya di Kabupaten Pidie dan Bireuen, melalui jalur laut. Kapal-kapal yang mereka tumpangi tiba dalam waktu berbeda dan mengangkut total 341 orang di Pidie, dan 249 orang di Bireuen.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kejaksaan Agung telah menyetujui tujuh permohonan penghentian penuntutan perkara berdasarkan prinsip keadilan restoratif atau restorative justice. Dari tujuh perkara tersebut, tiga di antaranya terjadi di Provinsi Aceh, melibatkan kasus penganiayaan dan penggelapan.
Keputusan ini mendapatkan tanggapan dari Koordinator Kontras Aceh, Azharul Husna. Dia menyatakan bahwa tidak semua perkara dapat menggunakan keadilan restoratif, dan menurutnya, metode ini lebih sesuai untuk perkara pidana ringan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna mengatakan, sejak dibentuknya Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat Masa Lalu (PPHAM) melalui Keppres 17/2022 hingga berlanjut pada pelaksanaan rekomendasi tim tersebut (Inpres 2/2023) dan pemantauannya (Keppres 4/2023), KontraS Aceh menemukan banyak persoalan di lapangan.